DARI REDAKSI
SALIRA TV - SIARAN TELEVISI STREAMING 24 JAM DARI INDONESIA, MEMBUKA LOWONGAN KERJASAMA KEPADA ANAK MUDA UNTUK MENJADI WARTAWAN ATAU REPORTER SALIRA TV NEWS UNTUK DITEMPATKAN DI KABUPATEN ATAU KOTA NYA MASING-MASING. HUBUNGI WA CENTER SALIRA TV DI 0838-9640-3437.
Tupoksi Salira TV - Siaran Televisi Streaming 24 Jam dari IndonesiaWatch Now Salira TV LIVE directly at salira.coPERS Berkualitas, Masyarakat Cerdas. Dukung Jurnalisme Berkulitas di Salira TV dengan Cara Berlangganan di Salira TV dan Suara Salira

Ratusan Mahasiswa STIE Karya Ruteng Manggarai NTT Mengikuti Seminar yang Digelar Kampus

SALIRA TV KAB. MANGGARAI, NTT – Ratusan Mahasiswa dan Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Karya Ruteng Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengikuti Seminar yang digelar di kampus yang beralamat di Jalan Satar Tacik, kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT, pada Selasa, 14 Mei 2024.

Seminar itu mengangkat tema “Strategi Menciptakan Keberlanjutan Ekonomi Pengembangan Kawasan Pertanian Terintegrasi”.

Tema tersebut mencakup tiga sektor yaitu Pertanian, Peternakan, dan Ekowisata.

Ketua STIE Karya Ruteng, Bonefasius Berdi bertindak sebagai moderator, sedangkan Dosen Prodi Akuntansi, Maria Yuliana Danggo sebagai Host.

Hadir sebagai narasumber, Kepala Staf Korem (kasrem) 161 Wira Sakti Kupang, Kolonel Cpl. Simon Petrus Kamlasi, didampingi mantan anggota DPD RI asal Manggarai, Andre Garu.

Kemudian, juga Turut hadir Dandim 1612 Manggarai, Letkol Arh Dryian Pryianbodo, Ketua Yayasan Tunas Karya, Maryati Helsako F.Mutis, beserta para Dosen STIE Karya.

Saat Kasrem Simon Petrus dan Andre Garu tiba di kampus Stie Karya Ruteng diterima secara resmi menurut tata cara budaya manggarai. Keduanya dikalungi selendang dan dipakaikan topi songke khas manggarai.

Di hadapan para mahasiswa prodi Akuntansi dan Manajemen, Kasrem Simon Petrus memaparkan konsep dan strategi dalam upaya untuk meningkatkan ekonomi dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam di Manggarai, baik di sektor pertanian, peternakan, maupun ekowisata. Ketiga sektor ini dapat diintegrasikan dan saling berkaitan satu sama lain.

Di bidang pertanian, Kasrem Simon Petrus mendorong penerapan sistem smart farming atau petani pintar guna meningkatkan efisiensi serta produktivitas pertanian melalui pendekatan teknologi, mekanisme pertanian, hingga pemasaran berbasis digital.

Kasrem Simon Petrus juga mengemukakan tentang peluang usaha di sektor peternakan, dimana usaha peternakan tidak hanya mendapatkan keuntungan dari penjualan langsung tetapi juga kotoran ternak dapat dimanfaatkan untuk menjadi pupuk tanaman. Kedua sektor ini dapat dijadikan sebagai sumber penghasilan dari sektor lain yaitu ekowisata, apalagi kabupaten Manggarai bertetangga dengan Manggarai Barat yang menyandang predikat sebagai pariwisata super premium.

Sementara itu, mantan anggota DPD RI, Andregaru menekankan tentang pentingnya keterampilan, kreativitas, dan inovasi dalam menghadapi tantangan dunia dan generasi saat ini. Menurut Andre Garu, memiliki ijazah dan ilmu pendidikan yang tinggi, jika tidak memiliki keterampilan, maka itu sia-sia saja. Oleh karena itu, para calon sarjana ekonomi yang sedang menimba ilmu di STIE Karya Ruteng didorong agar memiliki keterampilan, kreatif, dan inovatif.

Dalam seminar itu, para mahasiswa diberikan kesempatan untuk bertanya kepada Kasrem Simon Petrus. Para mahasisawa STIE Karya terpantau serius mengikuti seminar tersebut.

Kepada Salira TV, Ketua STIE Karya Ruteng, Bonefasius Berdi mengatakan bahwa seminar tersebut adalah merupakan bagian dari kolaborasi TNI dengan layanan pendidikan tinggi, dimana materi yang dibawakan Kasrem Simon Petrus sesuai dengan visi misi STIE karya.

Bonefasius berharap, seminar tersebut dapat mentransformasikan ilmu pengetahuan kepada para mahasiswanya dan diharapkan dapat diaplikasikan dengan kreatif dan inovatif. Bonefasius menyebut ini adalah awal kolaborasi STIE Karya dan TNI, kolaborasi ini diharapkan akan berkelanjutan. Dirinya menyampaikan terimakasih kepada Kasrem Simon Petrus dan jajaran TNI, Andre Garu, serta kepada Ketua Yayasan STIE Karya, para dosen, dan mahasiswa.

Di bagian akhir seminar tersebut, ketua Yayasan Tunas Karya Ruteng, Maryati Helsako F. Mutis menyerahkan Sertifikat Apresiasi kepada Kasrem 161 wira sakti kupang, kolonel Simon Petrus Kamlasi.

Seminar tersebut diakhiri dengan berfofo bersama, kasrem Simon Petrus Kamlasi dengan para dosen, serta ketua yayasan dan para mahasiswa stie karya Ruteng.

Dari Kabupaten Manggarai – NTT, Reporter Paulus Nabang Mengabarkan untuk Salira TV.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *